Tuesday, March 19, 2013

Yang tertarik itu menarik.



Masa lecture Neurology tadi dihabiskan dgn membaca 'Dalam Dekapan Ukhuwah' karya Salim A.Fillah. Buku yang selalu buat saya tersenyum sendirian, bait2 yang indah, analogi-analogi yang menarik, bahasa (indon) yang tidak terlalu direct, membuatkan mereka yang membacanya sering berfikir.

*Hmmm, maafkan kami cikgu, susah sangat nak focus dgn cikgu neuro yang sorg ni T_T*

Terbaca mengenai sesuatu yang tertempek ke dahi sendiri mmg best. Tarbiyah dari Allah ada di mana-mana.

"Selalu ada pilihan saat kita bicara dgn seseorg. 
Pilihan untuk memenangkan pandangan kita
atau memenangkan hatinya
Debat berarti mengajukan hujah. 
Yang bisa takluk oleh hujah, hanya akal. 
Yang bisa tunduk pada dalil, hanya otak. 

Bukan jiwa. Bukan hati. 

Padahal Allah sudah menggariskan bahawa perubahan suatu kaum dimulai dari perubahan jiwa.."

Mengingatkan saya kepada satu insiden hari sabtu lepas, di mana kami dikacau oleh budak2 nakal rusia. Ada diantara kami yang ditolak, dipijak kakinya, ditunjukkan gambar 'NAZI' dan bahkan mereka mengambil gambar kami (what for? sy tak tahu =.=' )

Mungkin atas dasar rasa ingin membela diri, kami melawan, dia yang ditolak menolak kembali, yang dipijak kakinya bertnyakan 'Ti chio?' dgn muka tak puas hati, dan saya, bila dah melihat mereka mengambil gambar kami, dgn senang hatinya, mengeluarkan 'tab' dari dlm beg dan mengambil kembali gambar lelaki tersebut (kelakar pun ade :p )

Nak dipendekkan cerita, akibatnya, 3 org lelaki tadi yang mengacau kami dalam tram tersebut, panggil konco2 mereka dan kejar kami.

Allah itu dekat. Alhamdulillah Allah tolong dgn bermacam-macam cara, sampai lah ke balai polis..
huh. what a day.

Advice taken. lessons learned.

Tak perlu untuk kita membela diri dgn org mcm tu. Biarkan mereka puas hati. Biarkan mereka menang.

Akan selalu ada pilihan..utk memenangkan kebenaran atau memenangkan hati lawan.

Kisah Nabi Ibrahim berdebat dgn Namrud yang mengakui dirinya tuhan, yang menghidupkan yang mematikan. Lalu Ibrahim bertanyakan kepadanya, soalan yang tidak terjawab oleh Namrud "Rabbku itu mendatangkan mentari dari timur, maka datangkanlah ia dari barat!" 
Dia takjub pada hujah Nabi Ibrahim.

Tapi adakah dia beriman selepas itu? TIDAK. (hidayah Allah bukan utknya)




women's day.

accidentally joining maslinitsa celebration

to be beautiful,,from alia <3

ps. Nak merubah seseorg itu bermula dgn mengusik jiwanya. bukan dgn mencalarkan egonya.
Saya faham. Saya faham.

pps. yok jadi manusia 'logam' mcm Umar al Khattab? :D terpilihnya dia semasa jahiliyah terpilih juga  dia semasa islam.

ppps. btw, it all depends on your situation. If you NEED to voice out, then..


Assalamualaikum ;)

1 comment:

- Haikal Fansuri said...

baca dekapan ukhuwah jadikan sirah soalah hidup depan mata. antara yg sy ingat, kisah hunain dan kaum ansar, itu nyata terlalu menyentuh hati.

ustaz salim fillah terbaik :)